Pages

Selasa, 10 September 2013

Menunggu

Kamu pernah ngerasain, gimana rasanya menunggu sesorang yang ga pernah peka kalo sedang di cintai sampe segininya?. Aku Pernah. Iya aku pernah. Tiap malem, aku merenung, memadangi langit-langit kamar, sambil tersenyum, tapi juga sambil menyeka air mata. Air mataku bukan menggambarkan kesedihanku, tapi air mata itu adalah gambaran ketulusanku. Iya, aku tulus mencintai kamu. Kamu pasti tidak pernah tau kan, seberapa lama aku menunggu kamu? Kamu ga pernah ngerasainkan, gimana rasanya menunggu?. Andaikan kamu tau. Aku disini selalu menunggu. menunggu kamu peka, nunggu kamu nyadar dan akhrinya tau tentang perasaanku. Tapi nyatanya? Itu cuma harapan semu. Hingga sekarang, aku bahkan tak pernah mampu menyadarkan kamu bahwa ada aku disini yang selalu menunggu kamu. Yang aku lakukan saat ini hanya menungggu keajaiban. Hingga tangan tuhan mempersatukan kita kelak. Hanya tangisan yang mampu ku wujudkan sebagai ungkapan perasaanku setiap kali melihat senyum mu. Semoga kelak kamu akan tahu, bahwa aku disini, masih setia menunggu kamu, dengan segenap rasa cinta yang entah sampai kapan akan mampu terjamah oleh mu. Semoga kau menyadarinya. :) Kisah cintaku, kelak akan menjadi kisah cinta kita.

0 komentar:

Posting Komentar