skip to main |
skip to sidebar
Ada Hidup Pasti Ada Cinta
Rabu, 02 Oktober 2013
Kenapa Harus Bertemu?
Kenapa kita harus di pertemukan? Tapi endingnya, kita bakal di pisahkan? Terus apa artinya pertemuan itu?
Beberapa pertanyaan sering muncul dan membayang di kepala aku. Berbagai jawaban sempat terbesit di benakku. Hingga akhirnya, aku mencari sebuah jawaban sendiri. Dimana aku mulai menyimpulkan bahwa pertemuan ini, hanyalah sebuah kebetulan. Begitu juga halnya, aku jatuh cinta kepadamu, semua itu hanya sebuah kebetulan. Aku bertemu dengan mu tanpa sengaja,dan waktu yang telah membuat kita semakin dekat. Lalu, dengan cepat, aku mulai menaruh perhatian kepadamu, hingga akhirnya, aku membiarkan hatiku jatuh padamu. Iya, aku jatuh cinta dengan begitu cepat. Jika aku bisa dengan begitu cepat mengenal mu dan jatuh hati kepadamu, mengapa hanya untuk melupakan mu dan menghilangkan perasaan itu saja, aku tak mampu? Semua terasa tidak adil. Aku jatuh cinta kepadamu, tapi kamu? Sama sekali tidak. Bahkan hanya untuk memandang dan memperhatikanku saja tidak pernah. Tak pernah sekalipun aku terbesit dalam bayang dan angan mu. Hingga akhirnya, hanya aku yang merasakan luka ini. Sebuah luka dari perasaan cinta yang tak pernah kau ketahui. Sekarang, disaat aku ingin melupakan dan mengakhiri pertemuan itu, kamu malah kembali membayangi aku? Aku tidak mengerti, mengapa kita harus di pertemukan untuk sebuah tujuan yang tidak jelas? Mengapa harus ada pertemuan diantara kita, jika akhirnya, hanya luka yang kudapatkan.
Aku tidak pernah tahu, alasan apa yang membuatku begitu cepat mencintai kamu. Mengapa disaat aku bisa mencintai kamu dengan cepat dan kamu tidak mencintaiku, mengapa Tuhan tidak menghilangkan rasa itu dengan cepat, tetapi malah membiarkannya membekas begitu lama? Apakah pertemuan ini hanya untuk menemukan seseorang yang mencintai dan dicintai? Benar, aku memang menemukan kamu sebagai seseorang yang kucintai, dan kamu menemukan aku sebagai orang yang mencintai kamu, tapi apalah arti pertemuan itu, jika kita di pertemukan hanya untuk saling mengetahui, sosok yang mencintai dan dicintai saja,tapi akhirnya kita tetap saja tidak dapat bersatu. Aku kembali merasa bahwa cinta ini sungguh tidak adil. Disaat aku telah menemukan orang yang kucintai, mengapa ia tidak bisa mencintaiku? Tapi inilah kenyataan cinta, dimana sebuah mimpi, akan tetap menjadi mimpi.
Diposting oleh
Unknown
di
09.22
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook